Skip to main content
Preset di halaman ini adalah titik mulai. Setelah meng-copy toggle awal, kamu tetap perlu merapikan CTA, navigasi, pricing, dan copy halaman supaya sesuai dengan fitur yang benar-benar aktif.

Cara pakai halaman ini

  1. Pilih skenario yang paling dekat dengan produk kamu.
  2. Copy toggle awal ke .env.local.
  3. Isi env minimum sesuai layanan yang dipakai.
  4. Sambungkan provider yang relevan lewat Setup layanan.
  5. Jalankan npm run env:check lalu lanjut ke Checklist launch.

Pilih preset yang paling dekat

Preset yang bisa langsung kamu pakai

Cocok untuk: validasi ide, pre-launch landing page, atau campaign waitlist.Toggle awal
Env minimum
Jangan lupa
  • Matikan CTA yang mengarah ke login, dashboard, pricing berbayar, atau fitur AI.
  • Kalau kamu belum butuh contact form, kamu bisa set NEXT_PUBLIC_ENABLE_CONTACT=false dan menghapus RESEND_API_KEY.
  • Fokus kustomisasi biasanya ada di landing page, copy hero, waitlist CTA, dan FAQ.
Buka juga: Use case KilatKoding, Kustomisasi, dan Checklist launch.
Cocok untuk: kebanyakan produk SaaS klasik dengan akun user, dashboard, dan billing.Toggle awal
Env minimum
Jangan lupa
  • Pilih satu payment provider dulu. Kamu tidak harus menyalakan Midtrans dan Doku sekaligus.
  • SUPABASE_SERVICE_ROLE_KEY penting untuk write server-only seperti billing, webhook, audit, dan avatar signed URL.
  • Kalau contact form tidak dipakai, kamu bisa matikan NEXT_PUBLIC_ENABLE_CONTACT.
Buka juga: Setup layanan, Environment variables, dan Testing recipes.
Cocok untuk: member area, dashboard siswa, portal klien agency, atau workspace internal.Toggle awal
Env minimum
Opsional kalau dibutuhkan
Jangan lupa
  • Kustomisasi utama biasanya ada di menu dashboard, permission, dan model data produk kamu.
  • Kalau avatar signed URL, audit log, atau admin reporting dipakai, tambahkan SUPABASE_SERVICE_ROLE_KEY.
  • Karena payments mati, hapus CTA upgrade, pricing checkout, dan copy yang menjanjikan subscription.
Buka juga: Komponen dan UI, Arsitektur, dan Peta database.
Cocok untuk: AI writing tool, copilot internal, generator konten, atau workflow AI berbayar.Toggle awal
Env minimum
Alternatif provider AI
Jangan lupa
  • Sesuaikan pricing dan quota plan dengan real cost AI kamu, bukan hanya dengan copy marketing.
  • Rapikan flow error untuk rate limit, provider error, dan plan limit sebelum launch.
  • Kalau AI adalah fitur premium, pastikan CTA trial, billing, dan guardrail output sudah sinkron.
Buka juga: AI dan tooling, Flow end-to-end, dan Operational runbook.
Cocok untuk: project client yang butuh landing page, auth, dashboard dasar, dan ruang rebrand cepat.Toggle awal
Env minimum
Aktifkan tambahan ini kalau klien butuh billing
Jangan lupa
  • Rebrand tidak berhenti di logo. Ubah juga navigation, legal pages, pricing, email sender, dan CTA.
  • Matikan modul yang tidak masuk scope client agar handover lebih rapi.
  • Simpan preset ini sebagai base awal, lalu pecah lagi per kebutuhan tiap klien.
Buka juga: Resep rebranding, Matrix feature toggle, dan Testing dan deployment.

Kesalahan umum saat memakai preset

  • Menyalakan NEXT_PUBLIC_ENABLE_PAYMENTS=true tanpa mengisi PAYMENT_PROVIDER dan credential provider.
  • Menyalakan NEXT_PUBLIC_ENABLE_AI=true tanpa memilih AI_DEFAULT_PROVIDER dan API key yang benar.
  • Membiarkan navigasi, CTA, atau copy marketing tetap menyinggung fitur yang sebenarnya sudah dimatikan.
  • Menganggap preset ini sebagai arsitektur final, padahal ini hanya starting point untuk setup awal.

Prompt AI yang bisa langsung kamu pakai

Kalau kamu masih ragu antara dua preset, baca dulu Perbandingan KilatKoding. Setelah itu cek Matrix feature toggle untuk melihat dampak tiap kombinasi env ke UI, route, dan fallback behavior.