Documentation Index
Fetch the complete documentation index at: https://belajarkoding.mintlify.app/llms.txt
Use this file to discover all available pages before exploring further.
Halaman ini adalah changelog dokumentasi untuk KilatKoding di portal docs. Isinya fokus ke perubahan yang penting untuk user boilerplate, terutama yang berdampak ke setup, environment variables, route, testing, dan perilaku fitur.
Cara baca changelog ini
- Fokus utama changelog ini adalah perubahan yang memengaruhi cara kamu menjalankan, mengonfigurasi, atau meng-custom KilatKoding.
- Halaman ini berbeda dari route publik
/changelogdi aplikasi KilatKoding. Route publik lebih cocok untuk update produk yang dilihat end user, sedangkan halaman ini dipakai sebagai catatan teknis dan operasional untuk pembeli atau developer boilerplate. - Kalau sebuah update juga mengubah panduan di docs, kami link-kan langsung ke halaman docs yang relevan.
28 Maret 2026
Notice fallback sekarang lebih aman untuk dilihat customer
Area auth dan feature fallback sekarang tidak lagi menampilkan instruksi internal yang terlalu developer-centric di UI customer-facing. Yang berubah:- notice auth sekarang memakai copy yang lebih umum saat login, signup, session, atau dashboard belum tersedia
- notice fallback di halaman seperti Contact, Checkout, dan Waitlist tidak lagi menampilkan instruksi mentah untuk mengatur env var di browser
- diagnosa detail environment variables tetap tersedia lewat
npm run env:check, jadi developer masih punya jalur troubleshooting yang jelas tanpa membocorkan detail konfigurasi ke end user
- lebih aman kalau app dipakai untuk demo atau diuji customer sebelum semua integrasi backend lengkap
- end user melihat status fitur yang lebih rapi dan lebih cocok untuk production
- detail setup tetap dipisahkan ke workflow developer dan command-line
Showcase docs dan komponen demo sekarang lebih stabil saat hydration
Komponen demo di route dokumentasi dan showcase dashboard sekarang memakai data mock yang deterministic. Yang berubah:- data demo tidak lagi dibuat dari kombinasi
Math.random()dan timestamp yang berubah setiap render - relative time di komponen seperti activity feed, notification dropdown, dan audit log sekarang dirender dari reference time yang stabil
- state awal demo calendar juga dibuat tetap supaya hasil SSR dan hydration tidak gampang berbeda
- lebih kecil kemungkinan muncul warning React seperti
Hydration failedatauText content does not match server-rendered HTML - route seperti
/docs/componentsdan/dashboard/componentsjadi lebih aman untuk dibuka ulang, di-cache, atau diuji lintas device - komponen demo lebih cocok dipakai sebagai referensi visual untuk buyer boilerplate
Formatting tanggal sekarang lebih konsisten lintas timezone
Beberapa area dashboard, admin, blog, dan chart sekarang memakai formatting tanggal yang lebih konsisten untuk timezone Indonesia. Yang berubah:- formatting tanggal di table, billing, settings, invoice, webhook events, dan blog sekarang lewat helper yang konsisten
- label chart yang memakai data tanggal seperti
YYYY-MM-DDsekarang tidak lagi bergantung pada parsing timezone browser - relative time di audit dan activity components juga sekarang lebih stabil terhadap waktu render
- lebih kecil kemungkinan tanggal bergeser satu hari antara server dan browser
- hasil render lebih konsisten saat app diakses dari timezone selain Indonesia
- build dan smoke test untuk route yang terdampak jadi lebih dapat diprediksi
26 Maret 2026
Auth sekarang lebih aman saat env Supabase belum lengkap
Area auth sekarang tidak lagi hanya bergantung pada toggleNEXT_PUBLIC_ENABLE_AUTH, tetapi juga pada apakah public env Supabase benar-benar tersedia.
Yang berubah:
- server sekarang meresolve konfigurasi Supabase public lebih dulu sebelum form auth dirender
- halaman login, signup, forgot password, update password, dan verify email menerima konfigurasi itu dari server
- kalau
NEXT_PUBLIC_SUPABASE_URLatauNEXT_PUBLIC_SUPABASE_PUBLISHABLE_KEYbelum lengkap, halaman auth akan menampilkan notice konfigurasi daripada memaksa inisialisasi client yang gagal
- fallback auth sekarang lebih jelas saat setup belum lengkap
- error auth karena client Supabase browser belum siap jadi lebih mudah didiagnosis
- perilaku auth lebih konsisten antara server dan client
npm run env:check sekarang membaca .env dan .env.local
Script env check sekarang memuat file env dari working directory dengan pola yang sama seperti Next.js.
Yang berubah:
npm run env:checktidak lagi hanya bergantung pada nilai env yang kebetulan ada di shell saat command dijalankan- file
.envdan.env.localsekarang ikut dibaca saat pengecekan readiness - sudah ada test khusus untuk memverifikasi perilaku ini di source repo
- hasil
npm run env:checksekarang lebih dekat ke perilaku app saat dijalankan dengannpm run dev - lebih kecil kemungkinan ada mismatch antara “env check bilang aman” dan “app ternyata baca nilai lain”
- setup lokal jadi lebih mudah dipahami untuk user non-tech dan tech
Restart dev server sekarang perlu ditekankan setelah ubah env
Karena app dan env check sekarang makin jelas membaca file env lokal, dokumentasi juga sekarang menegaskan bahwanpm run dev perlu direstart setelah kamu mengubah .env atau .env.local.
Docs terkait: