Documentation Index
Fetch the complete documentation index at: https://belajarkoding.mintlify.app/llms.txt
Use this file to discover all available pages before exploring further.
Halaman ini sekarang berfungsi sebagai index. Setiap fitur utama KilatKoding punya file dokumentasi sendiri supaya penjelasannya bisa lebih lengkap, lebih rapi, dan lebih gampang dicari nanti.
Cara pakai halaman ini
- Pakai tabel cepat di bawah untuk memilih area fitur yang paling relevan buat kebutuhanmu.
- Buka halaman detail per fitur untuk baca penjelasan lengkapnya.
- Kalau kamu masih belum yakin kombinasi fitur yang cocok, pakai bagian
kombinasi fiturdandecision matrix.
- apa yang termasuk di dalam fitur itu
- siapa yang memakainya
- dependensi utama dan env yang biasanya relevan
- route atau flow yang biasanya terlibat
- area yang paling sering dikustomisasi
- kapan fitur sebaiknya dimatikan atau disederhanakan
- checklist pengecekan sesudah kamu mengubahnya
Peta fitur cepat
| Fitur | Siapa yang memakainya | Dependensi utama | Biasanya diubah di area mana |
|---|---|---|---|
| Landing page dan marketing pages | Visitor publik | Konten dan config page | copy, CTA, visual, legal |
| Auth | User login | Supabase public env dan callback URL | login flow, copy, provider, redirect |
| Dashboard user | User login | Auth aktif | menu, data domain produk, empty state |
| Billing dan payments | User berbayar atau user trial | Payment provider, service role, auth | pricing, paket, checkout flow |
| Admin dashboard | Operator internal | Role admin, auth, service role | metrik, role flow, operasional |
| Contact form | Visitor publik | NEXT_PUBLIC_ENABLE_CONTACT, Resend | sender, inbox tujuan, copy form |
| Waitlist | Visitor publik | NEXT_PUBLIC_ENABLE_WAITLIST, Supabase | CTA, copy validasi, funnel launch |
| Blog dan konten MDX | Visitor publik | File konten blog | artikel, taxonomy, SEO content |
| AI features | User yang memakai AI | NEXT_PUBLIC_ENABLE_AI, provider AI | prompt, UX, limit, monetisasi |
| Email dan komunikasi | User dan operator | Resend dan template email | sender, template, trigger email |
| Roadmap, status, open startup, changelog | Visitor publik | Config dan konten page | isi publik, positioning, transparansi |
| Testing dan readiness | Developer dan operator | env, build, Playwright, CI | smoke test, regression, deploy gate |
Halaman detail per fitur
Area publik
- Landing page dan marketing pages: semua area publik seperti landing page, CTA, legal pages, dan halaman marketing.
- Contact form: flow form kontak, kebutuhan email, dan kapan lebih baik dimatikan.
- Waitlist: funnel pre-launch, validasi demand, dan integrasinya dengan landing page.
- Blog dan konten MDX: struktur konten, SEO content, dan hal yang perlu dibersihkan saat rebrand.
- Roadmap, status, open startup, dan changelog: area komunikasi publik dan transparansi produk.
Area user login
- Auth: login, signup, Magic Link, OAuth, callback, dan alur redirect.
- Dashboard user: area kerja sesudah login, menu dashboard, dan state utama user.
- Billing dan payments: checkout, subscription, payment provider, webhook, dan flow billing.
- AI features: route AI, provider, quota, UX, dan batasan saat setup AI.
Area operasional
- Admin dashboard: panel internal, role admin, metrik, dan kebutuhan operasional.
- Email dan komunikasi: email welcome, invoice, contact email, dan sender setup.
- Testing dan readiness: env check, health check, test, dan verifikasi sebelum launch.
Kombinasi fitur yang paling umum
Kalau kamu tidak ingin memilih fitur satu per satu dari nol, mulai dari kombinasi yang paling dekat dengan produkmu.Waitlist dulu, aplikasi belakangan
Waitlist dulu, aplikasi belakangan
- Fitur yang biasanya aktif: landing page, waitlist, contact opsional, blog, roadmap, status.
- Fitur yang biasanya dimatikan: auth, dashboard, payments, admin, AI.
- Kenapa kombinasi ini aman: kamu bisa validasi demand lebih cepat tanpa menyiapkan semua area aplikasi sekaligus.
- Yang harus dirapikan: CTA login, pricing subscription, dan semua copy yang menjanjikan fitur app penuh.
- Baca selanjutnya: Use case KilatKoding, Resep preset per use case, dan Checklist launch.
SaaS subscription klasik
SaaS subscription klasik
- Fitur yang biasanya aktif: auth, dashboard user, billing, payments, admin, landing page, contact.
- Fitur yang biasanya opsional: waitlist, blog, roadmap, status, AI.
- Kenapa kombinasi ini natural: inilah bentuk KilatKoding yang paling dekat ke jalur default boilerplate SaaS.
- Yang harus dirapikan: pricing, plan benefit, flow upgrade, webhook, dan metrik admin yang benar-benar penting buat operasional.
- Baca selanjutnya: Setup layanan, Environment variables, dan API reference.
Portal member atau client
Portal member atau client
- Fitur yang biasanya aktif: auth, dashboard user, settings, landing page sederhana, blog opsional.
- Fitur yang biasanya dimatikan: payments, public checkout, AI, admin kalau belum dibutuhkan.
- Kenapa kombinasi ini cocok: fokus produk ada di area login tertutup, bukan di checkout publik.
- Yang harus dirapikan: menu dashboard, permission, copy CTA publik, dan area pricing supaya tidak membingungkan user.
- Baca selanjutnya: Komponen dan UI, Peta database, dan Tanpa coding vs perlu developer.
AI SaaS berlangganan
AI SaaS berlangganan
- Fitur yang biasanya aktif: auth, dashboard user, payments, admin, AI features, landing page, billing.
- Fitur yang biasanya opsional: waitlist, contact, blog, open startup, roadmap.
- Kenapa kombinasi ini masuk akal: user perlu login, punya plan, lalu memakai quota atau flow AI sebagai bagian inti produk.
- Yang harus dirapikan: quota per plan, error state AI, pricing AI, cost awareness, dan support flow saat provider bermasalah.
- Baca selanjutnya: AI dan tooling, Flow end-to-end, dan Operational runbook.
White-label base untuk agency
White-label base untuk agency
- Fitur yang biasanya aktif: landing page, auth, dashboard dasar, contact, email, dan kadang payments tergantung klien.
- Fitur yang biasanya dimatikan: modul yang tidak dibeli klien, termasuk AI, waitlist, atau admin kalau tidak dibutuhkan.
- Kenapa kombinasi ini efisien: kamu bisa memulai dari fondasi yang sama, lalu mengecilkan atau memperluas fitur sesuai scope klien.
- Yang harus dirapikan: branding, legal pages, sender email, content placeholder, navigation, dan jalur user yang tidak dipakai klien.
- Baca selanjutnya: Resep rebranding, Kustomisasi, dan Testing dan deployment.
Decision matrix cepat
Kalau kamu ingin shortcut yang lebih cepat lagi, pakai tabel ini. Mulai dari pertanyaan paling penting tentang login, payment, AI, dan siapa yang akan mengoperasikan produk.| Pertanyaan utama | Jawaban yang paling dekat | Kombinasi yang biasanya cocok | Baca sesudah ini |
|---|---|---|---|
| Apakah produk belum dibuka penuh dan kamu hanya ingin validasi demand dulu? | Ya | Waitlist dulu, aplikasi belakangan | Use case KilatKoding |
| Apakah user harus login untuk memakai produk utama? | Ya | Portal member atau client, SaaS subscription, atau AI SaaS | Tanpa coding vs perlu developer |
| Apakah user harus membayar untuk unlock akses atau paket? | Ya | SaaS subscription klasik atau AI SaaS berlangganan | Resep preset per use case |
| Apakah AI adalah bagian inti produk, bukan sekadar tambahan kecil? | Ya | AI SaaS berlangganan | AI dan tooling |
| Apakah kamu butuh panel operasional internal untuk revenue, role, atau webhook? | Ya | SaaS subscription klasik atau AI SaaS berlangganan dengan admin aktif | Operational runbook |
| Apakah project ini akan dipakai berulang untuk banyak klien? | Ya | White-label base untuk agency | Resep rebranding |
Cara baca decision matrix ini
- Kalau jawaban pertamamu adalah “belum dibuka penuh”, biasanya mulai dari waitlist lebih aman daripada menyalakan semua fitur.
- Kalau produk butuh login tetapi tidak butuh payment publik, biasanya jalurnya lebih dekat ke portal member atau client.
- Kalau produk butuh login dan payment, biasanya jalurnya masuk ke SaaS subscription klasik.
- Kalau produk butuh login, payment, dan AI sebagai nilai inti, biasanya jalurnya masuk ke AI SaaS berlangganan.
- Kalau kebutuhan utamanya adalah delivery cepat untuk klien berbeda-beda, biasanya mulai dari white-label base lebih efisien.