Skip to main content
Halaman ini sekarang berfungsi sebagai index. Setiap fitur utama KilatKoding punya file dokumentasi sendiri supaya penjelasannya bisa lebih lengkap, lebih rapi, dan lebih gampang dicari nanti.

Cara pakai halaman ini

  1. Pakai tabel cepat di bawah untuk memilih area fitur yang paling relevan buat kebutuhanmu.
  2. Buka halaman detail per fitur untuk baca penjelasan lengkapnya.
  3. Kalau kamu masih belum yakin kombinasi fitur yang cocok, pakai bagian kombinasi fitur dan decision matrix.
Setiap halaman detail per fitur sekarang berisi penjelasan yang lebih komprehensif, termasuk:
  • apa yang termasuk di dalam fitur itu
  • siapa yang memakainya
  • dependensi utama dan env yang biasanya relevan
  • route atau flow yang biasanya terlibat
  • area yang paling sering dikustomisasi
  • kapan fitur sebaiknya dimatikan atau disederhanakan
  • checklist pengecekan sesudah kamu mengubahnya

Peta fitur cepat

Halaman detail per fitur

Area publik

Area user login

  • Auth: login, signup, Magic Link, OAuth, callback, dan alur redirect.
  • Dashboard user: area kerja sesudah login, menu dashboard, dan state utama user.
  • Billing dan payments: checkout, subscription, payment provider, webhook, dan flow billing.
  • AI features: route AI, provider, quota, UX, dan batasan saat setup AI.

Area operasional

Kombinasi fitur yang paling umum

Kalau kamu tidak ingin memilih fitur satu per satu dari nol, mulai dari kombinasi yang paling dekat dengan produkmu.
  • Fitur yang biasanya aktif: landing page, waitlist, contact opsional, blog, roadmap, status.
  • Fitur yang biasanya dimatikan: auth, dashboard, payments, admin, AI.
  • Kenapa kombinasi ini aman: kamu bisa validasi demand lebih cepat tanpa menyiapkan semua area aplikasi sekaligus.
  • Yang harus dirapikan: CTA login, pricing subscription, dan semua copy yang menjanjikan fitur app penuh.
  • Baca selanjutnya: Use case KilatKoding, Resep preset per use case, dan Checklist launch.
  • Fitur yang biasanya aktif: auth, dashboard user, billing, payments, admin, landing page, contact.
  • Fitur yang biasanya opsional: waitlist, blog, roadmap, status, AI.
  • Kenapa kombinasi ini natural: inilah bentuk KilatKoding yang paling dekat ke jalur default boilerplate SaaS.
  • Yang harus dirapikan: pricing, plan benefit, flow upgrade, webhook, dan metrik admin yang benar-benar penting buat operasional.
  • Baca selanjutnya: Setup layanan, Environment variables, dan API reference.
  • Fitur yang biasanya aktif: auth, dashboard user, settings, landing page sederhana, blog opsional.
  • Fitur yang biasanya dimatikan: payments, public checkout, AI, admin kalau belum dibutuhkan.
  • Kenapa kombinasi ini cocok: fokus produk ada di area login tertutup, bukan di checkout publik.
  • Yang harus dirapikan: menu dashboard, permission, copy CTA publik, dan area pricing supaya tidak membingungkan user.
  • Baca selanjutnya: Komponen dan UI, Peta database, dan Tanpa coding vs perlu developer.
  • Fitur yang biasanya aktif: auth, dashboard user, payments, admin, AI features, landing page, billing.
  • Fitur yang biasanya opsional: waitlist, contact, blog, open startup, roadmap.
  • Kenapa kombinasi ini masuk akal: user perlu login, punya plan, lalu memakai quota atau flow AI sebagai bagian inti produk.
  • Yang harus dirapikan: quota per plan, error state AI, pricing AI, cost awareness, dan support flow saat provider bermasalah.
  • Baca selanjutnya: AI dan tooling, Flow end-to-end, dan Operational runbook.
  • Fitur yang biasanya aktif: landing page, auth, dashboard dasar, contact, email, dan kadang payments tergantung klien.
  • Fitur yang biasanya dimatikan: modul yang tidak dibeli klien, termasuk AI, waitlist, atau admin kalau tidak dibutuhkan.
  • Kenapa kombinasi ini efisien: kamu bisa memulai dari fondasi yang sama, lalu mengecilkan atau memperluas fitur sesuai scope klien.
  • Yang harus dirapikan: branding, legal pages, sender email, content placeholder, navigation, dan jalur user yang tidak dipakai klien.
  • Baca selanjutnya: Resep rebranding, Kustomisasi, dan Testing dan deployment.

Decision matrix cepat

Kalau kamu ingin shortcut yang lebih cepat lagi, pakai tabel ini. Mulai dari pertanyaan paling penting tentang login, payment, AI, dan siapa yang akan mengoperasikan produk.

Cara baca decision matrix ini

  1. Kalau jawaban pertamamu adalah “belum dibuka penuh”, biasanya mulai dari waitlist lebih aman daripada menyalakan semua fitur.
  2. Kalau produk butuh login tetapi tidak butuh payment publik, biasanya jalurnya lebih dekat ke portal member atau client.
  3. Kalau produk butuh login dan payment, biasanya jalurnya masuk ke SaaS subscription klasik.
  4. Kalau produk butuh login, payment, dan AI sebagai nilai inti, biasanya jalurnya masuk ke AI SaaS berlangganan.
  5. Kalau kebutuhan utamanya adalah delivery cepat untuk klien berbeda-beda, biasanya mulai dari white-label base lebih efisien.
Kalau kamu ingin mulai dari peta route dan endpoint dulu, buka Fitur dan route. Kalau kamu ingin langsung tahu impact env toggle ke tiap area fitur, lanjutkan ke Matrix feature toggle. Setelah itu, buka file detail fitur yang paling relevan dari daftar di atas.