Jangan pernah menempelkan secret seperti SUPABASE_SERVICE_ROLE_KEY, OPENAI_API_KEY, ANTHROPIC_API_KEY, MIDTRANS_SERVER_KEY, DOKU_SECRET_KEY, atau credential production lain ke AI.
Ganti semua bagian dalam tanda kurung siku seperti [jelaskan produk kamu] sebelum mengirim prompt. Kalau AI yang kamu pakai punya akses ke repo, biarkan prompt meminta AI memeriksa file yang relevan dulu. Kalau AI tidak punya akses repo, minta dia menulis asumsi dengan jelas.
Cara memakai prompt di halaman ini
- Pilih prompt yang paling dekat dengan tugas kamu.
- Tambahkan konteks nyata tentang produk, fitur aktif, dan target launch.
- Minta output yang rapi: langkah, file yang relevan, env yang dibutuhkan, risiko, dan cara verifikasi.
- Cek hasil AI ke dokumentasi ini lagi sebelum kamu mengeksekusi perubahan besar.
Blok instruksi dasar
Kalau kamu mau hasil AI lebih konsisten, tempel blok ini di awal prompt mana pun:
Prompt untuk non-tech user
Pilih use case dan kombinasi fitur yang paling cocok
Pakai saat: kamu belum yakin produkmu paling cocok memakai skenario apa di KilatKoding.Output yang diharapkan: use case terdekat, modul yang perlu aktif, layanan minimum, dan risiko mismatch. Nilai apakah saya sebaiknya pakai KilatKoding atau mulai dari opsi lain
Pakai saat: kamu masih ragu apakah boilerplate ini memang titik mulai yang tepat.Output yang diharapkan: rekomendasi arah, alasan, trade-off, dan sinyal risiko. Ubah ide produk saya jadi brief yang jelas untuk developer
Pakai saat: kamu sudah tahu produk yang mau dibuat, tapi belum tahu cara menjelaskannya ke developer atau AI coding assistant.Output yang diharapkan: brief yang rapi, daftar fitur aktif, integrasi, dan area custom. Buat checklist launch yang sesuai dengan produk saya
Pakai saat: kamu ingin AI mengubah dokumentasi launch menjadi checklist yang lebih spesifik ke produkmu.Output yang diharapkan: checklist launch yang bisa dipakai tim non-tech dan developer bersama-sama. Pisahkan mana yang bisa saya kerjakan sendiri dan mana yang butuh developer
Pakai saat: kamu ingin cepat tahu batas aman pekerjaan non-teknis.Output yang diharapkan: pemisahan tugas non-tech vs developer dengan alasan singkat.
Prompt untuk developer
Buat preset env dan setup plan dari use case saya
Pakai saat: kamu mau titik mulai .env.local dan service setup yang lebih preskriptif.Output yang diharapkan: daftar env, toggle, layanan, dan urutan setup. Buat rencana setup lokal untuk tim saya
Pakai saat: kamu ingin AI merangkum setup lokal untuk tim lintas OS.Output yang diharapkan: langkah setup, dependency, dan checkpoint verifikasi. Matikan modul dengan aman tanpa merusak flow lain
Pakai saat: kamu mau menonaktifkan auth, payments, admin, contact, waitlist, atau AI.Output yang diharapkan: toggle yang diubah, file yang harus dicek, dan cleanup UI/copy. Rencanakan implementasi fitur baru di atas boilerplate
Pakai saat: kamu ingin menambah fitur domain produk tanpa merusak fondasi yang sudah ada.Output yang diharapkan: rencana implementasi, file yang perlu disentuh, dan risiko integrasi. Debug masalah setup, payment, webhook, auth, atau AI
Pakai saat: ada masalah yang butuh diagnosis terarah.Output yang diharapkan: hipotesis akar masalah, langkah cek, dan perbaikan berurutan.
Prompt untuk agency atau freelancer
Nilai apakah brief klien cocok memakai KilatKoding
Pakai saat: kamu menerima brief klien dan ingin cepat tahu apakah KilatKoding cocok atau tidak.Output yang diharapkan: fit analysis, area custom, dan sinyal scope creep. Buat rencana white-label delivery yang rapi
Pakai saat: kamu ingin menurunkan KilatKoding jadi project client tanpa meninggalkan jejak yang membingungkan.Output yang diharapkan: plan rebrand, modul aktif, dan daftar cleanup. Pisahkan built-in vs custom scope untuk proposal
Pakai saat: kamu mau menjelaskan ke klien mana yang sudah ada dan mana yang perlu kerja tambahan.Output yang diharapkan: pembagian scope yang bisa langsung dipakai untuk proposal atau SOW. Buat handoff note dan panduan operasional untuk klien
Pakai saat: project hampir selesai dan kamu ingin klien bisa menerima serah terima dengan rapi.Output yang diharapkan: handoff note, akses yang perlu diberi, dan hal yang perlu dipantau klien. Audit readiness sebelum saya kirim ke klien atau publish live
Pakai saat: kamu ingin final sanity check sebelum delivery atau launch.Output yang diharapkan: daftar cek akhir, blind spot, dan risiko yang tersisa.
Halaman docs yang paling cocok dipasangkan dengan prompt
Use case
Pakai prompt pemilihan skenario kalau kamu belum yakin produkmu paling cocok ke jalur yang mana.
Perbandingan
Pakai prompt evaluasi titik mulai kalau kamu masih ragu antara boilerplate, template UI, atau build custom.
Preset recipes
Pakai prompt env dan toggle kalau kamu mau titik mulai .env.local yang lebih preskriptif.
Kustomisasi
Pakai prompt rebrand dan file mapping kalau kamu mau mengubah KilatKoding tanpa menebak-nebak.
Checklist launch
Pakai prompt launch audit kalau kamu butuh checklist yang lebih spesifik ke produk live kamu.
Troubleshooting
Pakai prompt diagnosis kalau kamu sedang berhadapan dengan bug, fallback, atau setup yang belum siap.
Kalau kamu ingin hasil AI yang lebih bagus, sertakan konteks yang konkret: use case, fitur aktif, provider yang dipakai, perubahan terakhir, dan target output yang kamu butuhkan. Prompt yang lebih spesifik hampir selalu memberi hasil yang lebih berguna.