Halaman ini adalah pintu masuk utama untuk dokumentasi KilatKoding. Isinya ditulis untuk dua tipe pembaca: orang non-teknis yang ingin paham apa yang sudah jadi, dan developer yang akan menjalankan atau memodifikasi kodenya.
Apa itu KilatKoding
KilatKoding adalah boilerplate SaaS berbasis Next.js untuk pasar Indonesia. Kamu tidak mulai dari halaman kosong. Kamu mulai dari aplikasi yang sudah punya landing page, auth, dashboard, billing, admin, email, blog, AI, dan testing. Dokumentasi ini merefleksikan isi repokilatkoding-src per 19 Maret 2026.
Pilih jalur baca sesuai tujuan
Kalau kamu datang ke docs ini dengan kebutuhan yang berbeda, mulai dari jalur yang paling dekat dengan tujuan kamu.Buat founder atau operator non-teknis
- Ringkasan produk
- Use case KilatKoding
- Perbandingan KilatKoding
- FAQ KilatKoding
- Prompt AI siap pakai
- Yang bisa dikerjakan tanpa coding vs butuh developer
- Checklist launch
Buat developer yang mau setup cepat
- Mulai dengan benar
- Resep preset per use case
- Prompt AI siap pakai
- Setup lokal
- Setup layanan
- Environment variables
- Deploy ke Vercel
Buat agency atau freelancer yang mau rebrand
- Use case KilatKoding
- Perbandingan KilatKoding
- Resep preset per use case
- Kustomisasi
- Resep rebranding
- Matrix feature toggle
- Flow end-to-end
Buat audit teknis atau handover
Mulai dari halaman inti
Pahami produk
Lihat apa saja yang sudah tersedia, siapa yang cocok memakainya, dan fitur apa yang belum ada.
Pilih use case
Cocokkan KilatKoding dengan skenario seperti SaaS berlangganan, portal client, waitlist pre-launch, atau produk AI.
Bandingkan titik mulai
Nilai apakah KilatKoding lebih cocok dibanding mulai dari nol, template UI saja, atau build custom penuh.
Baca FAQ dulu
Dapatkan jawaban cepat untuk pertanyaan umum tentang setup, billing, AI, rebrand, dan batasan.
Pakai prompt AI siap copy
Gunakan prompt siap kirim untuk non-tech user, developer, dan agency saat kamu butuh bantuan AI yang lebih terarah.
Tentukan ownership
Pahami area mana yang aman dikelola tanpa coding dan area mana yang tetap butuh developer.
Rencanakan setup
Tentukan layanan yang ingin kamu aktifkan sebelum menyentuh file konfigurasi.
Jalankan secara lokal
Ikuti langkah setup untuk Windows, macOS, atau Linux.
Ubah sesuai brand kamu
Ganti nama produk, navigasi, pricing, halaman, preset desain, email, dan konten.
Dokumentasi tambahan yang penting sebelum launch
Halaman di bawah ini biasanya mulai dicari saat project sudah masuk tahap implementasi, QA, atau siap tayang.Preset per use case
Copy titik mulai yang lebih preskriptif untuk waitlist, SaaS subscription, portal member, AI SaaS, atau white-label base.
Checklist launch
Pakai checklist berbeda untuk waitlist, subscription SaaS, AI SaaS, atau portal client sebelum go-live.
Setup layanan
Sambungkan Supabase, Resend, Midtrans, Doku, dan layanan AI sesuai kombinasi yang kamu butuhkan.
Environment variables
Cek env yang wajib, env yang opsional, dan kombinasi toggle yang aman dipakai.
Deploy ke Vercel
Ikuti alur deploy production, isi env di Vercel, dan cek post-deploy sebelum launch.
Testing recipes
Jalankan skenario test manual untuk auth, payment, webhook, waitlist, dan fitur AI.
Operational runbook
Lihat apa yang harus dicek saat email gagal, webhook tidak masuk, atau subscription tidak aktif.
Dokumentasi untuk ubah produk tanpa menebak-nebak
Resep rebranding
Ikuti tutorial berbasis tujuan seperti ganti nama produk, matikan AI, atau ubah landing page jadi agency site.
Matrix feature toggle
Lihat dampak setiap toggle ke UI, route, env, dan setup service sebelum kamu mematikan fitur.
Flow end-to-end
Pahami alur auth, checkout, webhook payment, upload avatar, dan usage AI dari sudut pandang produk.
Komponen dan UI
Lihat struktur komponen, pola layout, dan area visual yang paling sering diubah saat rebrand.
AI dan tooling
Cek area AI, provider yang dipakai, dan titik integrasi tooling yang perlu diperhatikan saat custom.
Reference teknis dan operasional
Kalau kamu sedang audit kode, handover ke developer lain, atau butuh jawaban yang lebih teknis, buka halaman reference ini.Fitur dan route
Dapatkan peta halaman, route utama, dan modul yang sudah ada di boilerplate.
Arsitektur
Lihat struktur folder, boundary antar layer, dan pola implementasi utama di aplikasi.
API reference
Cek endpoint penting, kebutuhan auth, bentuk request, response, dan error case umum.
Database dan storage
Pahami penggunaan Supabase untuk auth, data utama, avatar, dan file storage.
Peta database
Pelajari tabel utama, relasi, dan area database yang paling sering disentuh saat custom.
Glosarium
Buka istilah penting seperti webhook, service role, RLS, migration, dan rate limit dalam bahasa yang lebih ringan.
Batasan saat ini
Cek area yang belum otomatis siap untuk semua use case agar ekspektasi kamu tetap realistis.
Testing dan deployment
Lihat gambaran workflow test, CI, dan release yang sudah tersedia di repo.
Troubleshooting
Cari solusi cepat untuk error setup, env yang salah, atau integrasi service yang belum jalan.
Untuk siapa dokumentasi ini
- Kamu seorang founder atau operator non-teknis yang ingin tahu apa yang sudah siap dipakai.
- Kamu seorang developer yang perlu menjalankan project dan memutuskan fitur mana yang aktif.
- Kamu seorang freelancer atau agency yang ingin me-rebrand boilerplate ini untuk klien.
Yang sudah ada di dalam repo
- Landing page marketing lengkap dengan beberapa halaman pendukung seperti
about,compare,roadmap,status,waitlist,contact,privacy, danterms. - Auth Supabase dengan email/password, Google OAuth, Magic Link, verifikasi email, dan reset password.
- Dashboard user dengan profil, billing, riwayat pembayaran, dan avatar.
- Admin dashboard dengan metrik revenue, manajemen role, webhook log, dan audit trail.
- Integrasi Midtrans dan Doku dengan webhook verification.
- Email transaksional via Resend dan React Email.
- Blog MDX dengan frontmatter, tag, dan reading time.
- AI routes untuk chat dan generate, termasuk tracking penggunaan.
- Testing dengan Vitest, Testing Library, Playwright, dan GitHub Actions CI.